8 Cara Mencari Ide Dan Inspirasi

Percayalah mencari ide dan inspirasi itu bukan monopoli mereka-mereka yang bergerak di bidang seni saja. Selama ini memang pandangan masyarakat awam selalu mengaitkan kegiatan mencari ide atau inspirasi sebagai kegiatan sastrawan, penulis, pelukis, dan sekarang blogger saja.

Padahal sebenarnya tidak demikian. Setiap manusia memerlukannya dan harus berusaha untuk terus berusaha menemukan hal-hal baru.

Cobalah bayangkan, ketika hadir sebuah masalah dalam kehidupan seperti kurangnya penghasilan, lilitan utang, atau ketika hendak mendirikan sebuah usaha bisnis? Apakah tidak butuh mencari ide?

Tentu saja butuh.

Masalahnya terkadang, kita seperti mentok dan tidak bisa berpikir. Tekanan kehidupan seringkali membuat “mesin” di otak tidak bergerak sama sekali dan tidak bisa memproduksi pemikiran-pemikiran untuk memecahkan masalah tersebut. Banyak hal penyebabnya, capek, stress, atau kurang pengetahuan.

Hasilnya, seringkali kita tidak melakukan apa-apa karena tidak tahu harus kemana. Kehabisan ide, itu biasanya istilah yang dipakai banyak orang.

Sebenarnya hal itu bisa diatasi dengan melakukan hal-hal kecil di bawah ini. Anda mungkin tidak menyangka beberapa hal bisa membantu.

8 Cara Mencari Ide dan Inspirasi

1) Istirahat!

Kok begitu? Bagaimana bisa mencari ide kalau harus istirahat?

Yah. Kenyataannya kebanyakan masalah utama dari kesulitan menemukan ide dan inspirasi adalah karena badan terlalu capek. Masalah yang dihadapi tentunya sudah menguras banyak energi.

Lalu, dengan tubuh yang sudah lelah dan energi yang terkuras habis, bagaimana bisa otak bekerja dengan baik? Tidak akan bisa.

Jadi, hal pertama yang harus dicoba adalah mengembalikan kondisi tubuh dulu sebelum mencoba mencari inspirasi.

2) Cobalah Bersantai

Biasanya masalah yang hadir dalam kehidupan akan membuat kita tegang dan panik. Hal ini sering menjadi penyebab justru kita kesulitan untuk menemukan jalan keluar.

Cobalah bersikap santai.

Bukan berarti tidak serius dalam mencari ide untuk memecahkan masalah, tetapi kita harus coba menghilangkan, atau membiasakan diri dalam tekanan situasi. Dengan begitu sikap santai dan tenang bisa dihasilkan.

Biasanya sikap seperti ini justru bisa menelurkan pemikiran-pemikiran baru dan lebih fresh dalam menyikapi masalah yang dihadapi.

Lakukan dengan cara bersantai yang Anda inginkan. Mau mendengarkan musik atau sekedar menanam bunga di halaman. Yang manapun selama hal itu bisa mengurangi ketegangan, lakukan saja.

3) Cari Tempat Yang Mendukung

Sudah kepala pusing, lingkungan sekitar pun bising. Bagaimana bisa tenang kalau anak merengek minta uang jajan atau bermain?

Mungkin itulah yang dilakukan para pujangga atau sastrawan yang pilih “mengasingkan” diri ke tempat sepi dimana tidak ada kebisingan yang mengganggu. Biasanya orang cenderung bisa mengeluarkan ide-ide dan pemikiran dalam situasi yang minim kebisingan.

Tetapi, tidak berarti semua orang sama. Ada juga orang yang lebih suka kebisingan dan justru merasa terdorong untuk lebih kreatif mendengar berbagai suara di sekitarnya.

Yang manapun, temukan tempat yang cocok bagi diri sendiri untuk mencari ide dan inpirasi.

4) Bersosialisasi

Jika kita tidak bisa memecahkan masalah, belum tentu orang lain juga tidak bisa. Bisa jadi mereka lebih memiliki pengetahuan dan keahlian.

Satu-satunya cara untuk bisa mendapatkan pengetahuan itu dari orang lain adalah dengan bersosialiasi dengan orang-orang jenis terebut.

Jika mereka teman, tentunya lebih enak lagi karena bisa sekaligus bersantai dan bersenda gurau. Dengan begitu, hati tenang dan siapa tahu ide-ide baru hasil brain storming (tukar pikiran) bisa nyantol di kepala.

5) Membaca

Bukannya tambah ruwet? Tidak juga. Kalau sudah beristirahat dan sudah santai, mungkin kita akan menyadari bahwa salah satu masalah penyebab kurangnya ide di kepala adalah karena minim pengetahuan.

Nah, membaca itu adalah salah satu cara untuk menambah informasi dan pengetahuan.

Jadi, bukalah internet. Disana tidak terhitung jumlah pengetahuan yang tinggal dipungut dengan cara membacanya. Kalau punya uang, belilah buku, rasanya dalam keadaan seperti ini biografi orang sukses akan membantu memberikan spirit dan motivasi, dan tentunya ide dan pemikiran baru.

6) Bertanya

Mau kepada teman, saudara, atau siapapun tidak masalah. Terkadang kebuntuan pikiran kita disebabkan karena kita tidak tahu. Minim pengetahuan.

Nah, tidak ada salahnya mencoba bertanya pada mereka-mereka yang dianggap lebih mengerti tentang apa yang kita hadapi. Setidaknya pernah melewati masa yang sama.

Tentunya, pemikiran dan pandangan mereka harus diolah kembali dan disesuaikan dengan kondisi kita sendiri, tetapi paling tidak ada ide dasar yang bisa dipergunakan untuk melangkah.

7) Berimajinasi dan Berimprovisasi

Berimajinai bukan tentang hal-hal yang “buruk” saja lo. Berimajinasi itu adalah mencoba mengembangkan dan membebaskan pikiran dari batasan-batasan yang ada.

Dengan berimajinasi, kita bisa membiarkan pikiran liar kesana kemari. Memikirkan hal-hal yang bahkan menurut kalangan umum akan tidak masuk akal.

Tetapi, dengan berimajinasi, akan hadir berbagai kemungkinan yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Sesuatu yang bisa dijadikan landasan untuk pengembangan lebih lanjut.

Berimajinasi bisa merupakan cara mencari ide dan inspirasi bagi kepala yang sudah terasa mentok dan tidak bisa berpikir.

8) Berdoa

Cara ini memang terkesan pasrah, tanpa usaha. Tetapi, sebenarnya tidak juga. Dengan berdoa, maka kita akan menyerahkan keputusan hasil akhir kepada Yang Maha Kuasa.

Dengan begitu apapun hasilnya, maka akan diterima.

Sadar tidak sadar, hal ini akan mendorong lepasnya tekanan dan stress yang sering menghimpit di hati kita. Hasilnya kita akan bisa berpikir lebih lepas dan bebas dan bisa menjadi lebih kreatif lagi.

Sederhana sekali bukan?

Yap, memang sebenarnya tidak sulit untuk mencari ide dan inspirasi dalam hal apapun. Masalah utamanya, terkadang fokus kita terus tertuju pada masalah dan masalah saja dan hasilnya jutru menambah beban. Akhirnya semua itu justru mengekang dan menghambat usaha menemukannya.

Rate this article!
Tags: