Apa Yang Dilakukan Blogger Kalau Blognya Sepi Pengunjung?

Semua blogger ingin agar blognya ramai kedatangan pengunjung untuk membaca karya mereka. Sebuah blog yang sepi dan kurang pengunjung bisa membuat sang blogger di de belakangnya bak kebakaran jenggot, urang-uring tidak keruan.

Biasanya, mereka akan segera melakukan hal-hal seperti di bawah ini :

1) Berkeluh kesah di komunitas blogger

Tidak cukup mengeluh sambil mengetik, biasanya mereka akan langsung cabut ke komunitas blogger di dunia maya.

Tanpa ba bi bu, langsung pasang posting.. “Aduh tolong mastah, blog saya sepi pengunjung. Hari ini cuma ada 100 PV (Page View – Laman Tayang) saja. Minta saran dong?”

Yah. Lumrah. Namanya manusia bisa berkeluh kesah. Tentunya, tidak enak berkeluh kesah sama tokek di dinding.

2) Mencari Tips dan Trik (lewat internet juga)

Kalau sudah puas berkeluh kesah, langsung scroll semua percakapan di komunitas, siapa tahu ada yang nasibnya sama.

Lumayan, sengsara tidak sendirian. Siapa tahu juga ada mastah yang memberi tips dan trik ajaib yang mujarab membuat jumlah pengunjung brtambah.

Kalau tidak ada, cabut langsung. Masuk ke kolom mesin pencari Google dan mengetikkan kata-kata kunci “Tips dan trik menaikkan pengunjung blog dengan cepat” atau “Cara meningkatkan jumlah pengunjung blog pasti berhasil”.

Kebanyakan pasti sudah dibaca, tetapi tidak ada salahnya dibaca ulang kan.

3) Promosi kanan kiri

Sarannya dari para mahaguru blogging biasanya ga berbeda banyak. Kalau tidak memakai teknik SEO (Search Engine Optimization), ya promosi, blogwalking, dan sekitar itu saja. Cuma kemasannya saja yang beda.

Promosi dulu lah yang paling gampang. Share link artikel terbaru atau favorit ke berbagai media sosial. Tidak cukup hanya di laman milik sendiri dan semua teman di”tag”, masuk ke komunitas di Facebook dan Google Plus.

Share sebanyak-banyaknya.

Kadang tidak peduli ada aturan dilarang share link aktif. Toh cuman macan kertas, adminnya juga biasanya lagi sibuk ngeblog, kira-kira gitu mikirnya.

4) Blogwalking (Jalan-jalan antar blog)

Oh ya. Jangan lupa. Jalan-jalan ke sesama blogger. Paling tidak kalau diminta, satu orang pengunjung bisa datang ke blog, sukur-sukur bisa jadi pembaca tetap.

Sekaligus bisa nanam link. Sukur-sukur bisa naruh link aktif di kolom komentar karena tidak dimoderasi dan adminnya sibuk (ngeblog juga pastilah). Yang ini pikiran blogger senewen.

5) Berhenti Ngeblog

Sedihnya, seringnya biar sudah melakukan semua itu, tetap masih ada kemungkinan sebuah blog sepi pengunjung. Yah, tetap ada. Tidak berarti dijamin pasti ramai. Kalau ada yang bisa jamin tolong kenalkan kepada saya.

Bukan. Bukan saya mau belajar tetapi karena pengen bilang, jangan lakukan pembodohan nasional dengan menjanjikan sesuatu yang tidak pasti.

Tidak ada garansi bahwa sebuah blog bisa dibanjiri pengunjung. Terlalu banyak faktor yang mempengaruhi.

Nah, biasanya kalau sudah mentok, ada saja blogger, yang meski baru 3-4 bulan merasakan dunia ngeblog langsung frustrasi. Berhentilah dia dari dunia ngeblog.

Penutupnya sederhana “Ngeblog tidak cocok untuk saya”. Yang lebih parah lagi akan meneruskan dengan kalimat “Lagian, ngeblog juga cuma buang waktu dan tidak menghasilkan apa-apa”.

——

Langkah yang mana yang Anda ambil kalau blog Anda sepi pengunjung?

Langkah saya?

Bilang, jangan, bilang, jangan. Lagipula bukankah bisa terlihat di Pojok Menulis, apa yang saya lakukan.

Bukan satu pun yang ada di atas. Saya memutuskan untuk terus menulis dan bahkan menambah frekuensi penerbitan artikel. Itu saja.

Hasilnya, entahlah. Bagaimana nanti saja. Hanya berdasarkan pengamatan, saat blog ini dihidupkan kembali hanya ada 50-75 pengunjung saja maksimum. Kebanyakan di bawah itu. Setelah setiap hari ditimbuni dengan artikel, kadang mencapai 10 artikel sehari, angkanya sudah mencapai 200 orang per hari.

Belum tahu, apakah akan meningkat atau menurun (Namanya hidup akan ada naik turun lah, iya kan). Butuh waktu lebih lama untuk mengamati pergerakannya, tetapi yang pasti hanya satu. Yang saya lakukan kalau blog sepi pengunjung adalah terus menulis.

Karena saya blogger, bukan pencari pengunjung.

Tags: