Apakah Ikan Buntal Aman Dikonsumsi?

Ikan buntal merupakan salah satu ikan beracun yang sering dimakan manusia. Racun yang terkandung di dalamnya sangat kuat, yaitu tetrodotoksin (TTX). Racun ini 20x lebih mematikan dibanding sianida. Hanya dengan 2 mg dosis TTX saja sudah cukup untuk membunuh manusia. Bagian ikan buntal yang paling beracun ada pada hati, telur, dan saluran pencernaaanya. Meski mengandung racun yang sangat kuat, tetapi bagian lain yang tidak mengandung racun dianggap oleh banyak orang memiliki rasa yang sangat lezat. Sebenarnya, apakah ikan buntal aman dikonsumsi? Di bawah ini sedikit penjelasan tentangnya.

Apakah ikan buntal aman dikonsumsi?

Banyak yang beranggapan bahwa ikan buntal sangatlah lezat. Ini menandakan bahwa meski beracun, ikan buntal aman dikonsumsi. Asalkan, mengolahnya harus dengan sangat hati-hati. Tetapi, terkadang, meski diolah dengan sangat hati-hati, jika di dalam proses pengolahan ada bagian yang terkena oleh organ dalam yang pecah, maka daging tersebut dapat menjadi beracun dan mematikan. Ketika seseorang terkena racun ikan tersebut, gejala keracunannya akan timbul selama 10 menit pertama hingga 30 menit, setelah itu akan menimbulkan kematian.

Ada beberapa anggapan untuk menetralkan atau menghilangkan racunnya, mengolah ikan buntal harus dengan benar-benar matang. Anggapan itu tidaklah benar! Karena, selama apapun proses memasaknya, hal tersebut tidak akan menghilangkan racun yang terdapat pada ikan buntal. Dan lagi, racun pada ikan ini belum memiliki penawarnya, lho!

Di Jepang, banyak restoran dan rumah makan yang menghidangkan masakan ikan buntal, yang dikenal dengan sebutan ‘fugu’. Fugu disajikan dalam bentuk hidangan masakan yang sangat lezat. Tetapi, karena berasal dari ikan beracun, para ahli masak di Jepang dilatih untuk dapat membuang semua bagian organ yang beracun agar masakan yang dihidangkan benar-benar aman dikonsumsi. Meski demikian, tiap tahunnya, ada saja orang yang meninggal karena keracunan fugu, biasanya karena tidak dimasak dengan sangat hati-hati.

Melihat resiko yang berbahaya seperti itu, pemerintah Jepang kemudian memberlakukan peraturan, hanya para ahli masak yang memiliki sertifikat dari Departemen Kesehatan saja yang diijinkan untuk mengolah ikan buntal untuk dikonsumsi umum.

Mengapa ikan buntal beracun?

Sebenarnya, racun yang terdapat di dalam ikan buntal tidak meracuni si ikan sendiri, melainkan untuk membantunya mempertahankan hidup. Racun yang terdapat di dalam diri ikan buntal merupakan salah satu cara untuk mempertahankan diri, selain untuk membantu proses perkembangbiakan juga untuk menghindari para pemangsa. Karena hal itu, maka ia menjadi kebal terhadap racun TTX yang berasal dari sesuatu yang dimakannya, yang sudah terkena racun. Selain itu, karena racun yang dimilikinya, membuat para pemangsanya menjauh dan takut untuk memakannya.

Demikianlah sekilas tentang penjelasan apakah ikan buntal aman dikonsumsi? Mudah-mudahan penjelasan ini dapat berguna dan membantu. ^_^

Rate this article!
Tags: