Anton Ardyanto, Author at Pojok Menulis - Page 3 of 40

Arti Peribahasa ADAT TELUK TIMBUNAN KAPAL, ADAT GUNUNG TEPATAN KABUT
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa ADAT TELUK TIMBUNAN KAPAL, ADAT GUNUNG TEPATAN KABUT

Arti peribahasa ADAT TELUK TIMBUNAN KAPAL, ADAT GUNUNG TEPATAN KABUT adalah Bertanyalah kepada orang yang memiliki pengetahuan Memintalah kepada orang yang memiliki kelebihan (dalam hal materi) Peribahasa ini mengambil analogi dari fakta bahwa teluk merupakan tempat kapal-kapal berlabuh dan menghindar dari badai. Sebuah fakta juga bahwa kabut memang banyak ditemukan di gunung atau dataran tinggi.
Beda FEW dan LITTLE Sebenarnya Sederhana
Bahasa Inggris, Grammar - Tata Bahasa

Beda FEW dan LITTLE Sebenarnya Sederhana

Beda FEW dan LITTLE itu sebenarnya sangat sederhana. Kedua kata yang termasuk dalam “determiner” atau kata penentu jumlah fungsinya mirip dan dibedakan hanya oleh sesuatu yang mendasar sekali, yaitu COUNTABLE (Kata Benda Yang Bisa Dihitung) dan UNCOUNTABLE NOUN (Kata Benda Yang Tidak Bisa Dihitung). FEW dipergunakan untuk COUNTABLE NOUN. LITTLE dipergunakan untuk UNCOUNTABLE NOUN. Itu
Cara Menggunakan EACH dan EVERY Dalam Bahasa Inggris
Bahasa Inggris, Grammar - Tata Bahasa

Cara Menggunakan EACH dan EVERY Dalam Bahasa Inggris

EACH dan EVERY adalah penentu jumlah dalam bahasa Inggris dan dikenal dengan istilah determiner. Penggunaan EACH dan EVERY selalu dikaitkan dengan UNCOUNTABLE NOUN atau KATA BENDA YANG BISA DIHITUNG. Meskipun terlihat mirip dan terkadang penggunaannya sama, ada banyak kasus dimana arti EACH akan berbeda dengan EVERY. Untuk mempermudah penggunaannya, perhatikan beberapa patokan di bawah ini
Arti Peribahasa BAGAI AIR DENGAN MINYAK
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa BAGAI AIR DENGAN MINYAK

Arti peribahasa BAGAI AIR DENGAN MINYAK adalah Tidak bisa bersatu Ketidakcocokan Dua hal yang tidak bisa disatukan Peribahasa ini mengambil analogi dari fakta bahwa minyak (jenis apapun) dan air tidak akan bisa bercampur karena perbedaan berat jenis. Oleh karena itu arti peribahasa BAGAI AIR DENGAN MINYAK menggambarkan ketidakcocokan dalam sebuah hubungan dimana kedua belah pihak
Arti Peribahasa BAGAI TELUR DI UJUNG TANDUK
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa BAGAI TELUR DI UJUNG TANDUK

Arti peribahasa BAGAI TELUR DI UJUNG TANDUK adalah Situasi yang sangat kritis dan genting Keadaan yang sangat berbahaya Peribahasa ini mengambil analogi posisi sebuah telur berada di tanduk yang runcing. Ujung tanduk yang runcing membuat benda apapun yang berada di ujungnya berada dalam posisi yang sangat tidak stabil dan bisa dengan mudah tergelincir, jatuh dan
Arti Idiom BUY A LEMON
Bahasa Inggris, Idiom Bahasa Inggris

Arti Idiom BUY A LEMON

Arti idiom BUY A LEMON adalah membeli sebuah mobil baru yang tidak memuaskan, banyak mengalami masalah tidak lama setelah dibeli padahal masih dalam garansi dari produsen. Membeli sebuah mobil yang cacat produksi Seperti contoh, sebuah mobil dibeli dari dealer. Kemudian, satu minggu kemudian ia mengalami kebocoran pada saluran bahan bakar dan harus membuatnya dibawa ke
Berapa Lama Masa Jabatan Ketua RT dan RW?
Pengetahuan Umum, Tahukah Anda

Berapa Lama Masa Jabatan Ketua RT dan RW?

Masa jabatan Ketua RT dan RW adalah sebuah hal yang kerap diabaikan dan dianggap tidak penting oleh masyarakat Indonesia. Padahal sebenarnya kedudukan RT dan RW dalam sistem kemasyarakatan di Indonesia cukup penting mengingat mereka adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Secara hukum, RT atau Rukun Tetangga dan Rukun Warga didefinisikan sebagai sebuah Lembaga
Arti Peribahasa ANJING MENGGONGGONG KAFILAH BERLALU
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa ANJING MENGGONGGONG KAFILAH BERLALU

Arti peribahasa ANJING MENGGONGGONG KAFILAH BERLALU, atau versi lengkapnya BIARKAN ANJING MENGGONGGONG KAFILAH TETAP BERLALU adalah :  Abaikan dan jangan hiraukan mereka yang mencemooh atau menggunjing Tidak perlu mempedulikan mereka yang suka membicarakan di belakang, abaikan mereka dan fokus pada apa yang kita jalani dan yakini Contoh kalimat : Andi, biarkan anjing menggonggong, jadilah kafilah