Bisakah Blog Menghasilkan Uang ?

Pertanyaan klasik! Bisakah blog menghasilkan uang?

Dalam dunia masa kini, dimana segala sesuatu selalu diukur dari sudut materi, banyak orang akan mengeluarkan pertanyaan tersebut. Tidak jarang kalimat itu terlontar keluar berbareng dengan senyuman sinis, tanda tidak percaya.

Saya pun mengalaminya ketika berbincang dengan beberapa tetangga tentang ide membuat blog.

Tidak mengherankan dan bisa dimaklumi kalau hal itu pernah Anda alami. Kerasnya kehidupan di zaman ini membuat orang menjadi sangat terkontaminasi dengan slogan “waktu adalah uang”.

Blogging atau ngeblog selama ini selalu dianggap sebagai pekerjaan orang iseng dan banyak waktu luang. Oleh karena itu masih banyak yang beranggapan bahwa pekerjaan ini adalah suatu hal yang sia-sia.

Blog Menghasilkan Uang? Jelas bisa!

Bolehkah saya bertanya kepada Anda? Sebuah pertanyaan kecil saja.

Tentang sampah.

Mengapa kita membuang barang? Biasanya karena kita menganggapnya sudah tidak berguna lagi, seperti gelas air mineral, botol bekas, sepatu bekas, lemari es rusak. Kesemuanya dianggap sampah dan tidak berguna.

Kenyataannya, banyak orang yang berhasil merubahnya menjadi uang. Para pemulung mengumpulkan benda-benda tak terpakai untuk ditukar dengan beberapa ribu. Bos pemulung atau pengepul, yang menampungnya, menjualnya ke pabrik untuk didaur ulang. Tentu saja, sang pengepul pun mendapatkan segepok uang.

Mengapa bisa begitu?

Karena kreatifitas dalam memanfaatkan peluang. Sang pemulung tahu bahwa ada barang atau sampah yang diperlukan oleh pihak lain. Oleh karena itu, ia berusaha mengumpulkan, memilah, dan kemudian mencari siapa yang bisa membelinya.

Mereka mengeluarkan semua daya upayanya.

Tidak beda dengan sebuah blog. Pada awalnya memang blog diciptakan bukan dengan tujuan komersil oleh Pyra Lab. Tujuannya hanya sebagai wadah melontarkan dan berbagi ide atau pemikiran. Bukan untuk menggemukkan rekening bank.

Kenyatannya, di tangan seorang Linda Ikeji dari Nigeria atau Harsh Agrawal dari India atau Darren Rowse, mereka justru menjadi kaya dari blog-blog mereka. Sesuatu yang sebelumnya tidak terbayangkan. Pernah dengar kan nama-nama blogger itu? Kalau belum silakan browse di Google dan anda akan menemukannya dengan mudah.

Lalu mengapa mereka bisa sementara masih banyak orang Indonesia berpandangan miring terhadap yang namanya blogger?

Jawabnya sederhana sebenarnya.Ketiga nama yang disebut di atas ternyata

  • Kreatif
  • Pandai Memanfaatkan Peluang
  • Mau bekerja keras

Yang pasti mereka mau berpikir di luar “kotak”. Mereka berani mencoba sesuatu yang kata orang lain sebuah hal yang sepele dan tidak mungkin.

Sesuatu yang banyak orang lain tidak miliki. Keberanian.

Mereka berbeda dengan mayoritas orang yang berpikir bahwa untuk menghasilkan uang berarti harus bekerja pada sebuah perusahaan atau institusi.

Di saat orang lain pergi ke kantor, mereka mungkin lebih sering berada di depan komputer di rumahnya.

Tetapi bukan berarti mereka berleha-leha seperti yang dibayangkan banyak orang. Pada saat yang sama mereka sebenarnya sedang “bekerja”, memeras otak dan tenaga. Berpikir keras untuk memajukan dan mengembangkan blognya.

Tidak berbeda dengan para pekerja kantoran.

Yang membedakannya hanyalah tempat saja. Pekerja biasanya berkantor di gedung atau pabrik, sedang mereka bisa memilih rumahnya sendiri sebagai tempatnya.

Sebuah hal yang masih sulit diterima oleh banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia.

Sebagai masyarakat yang masih kental dengan pendewaan terhadap status sosial, berada di rumah pada saat “jam kerja” bisa menimbulkan tekanan sendiri. Sindiran sebagai orang yang tidak punya kerjaan dan tak bertanggung jawab sangat mungkin mampir ke telinga.

Bahkan saya yang masih bekerja rutin saja tetap menerima beberapa pandangan heran dan sinis. Pandangan dari mereka yang menganggap saya hanya membuang waktu saja. Hampir tidak ada yang percaya bahwa kemungkinan blog menghasilkan uang itu ada, bahkan besar sekali.

Pandangan yang baru berubah beberapa waktu yang lalu, ketika saya menceritakan bahwa sudah ada beberapa ratus dollar dalam account saya di Google Adsense. Barulah mereka terbuka matanya.

Memang, masih tidak besar tetapi hal tersebut membenarkan bahwa sangat mungkin blog menghasilkan uang. Blogging atau ngeblog bukanlah sesuatu yang sia-sia, bahkan dari sudut pandang seorang materialis.

Kesemuanya karena saya memilih untuk mengikuti jalur tiga nama di atas. Sudah pasti mereka akan menghadapi hal yang sama dalam perjalanan mereka sebagai blogger. Tetapi mereka memutuskan tujuan mereka, mau bekerja keras, berusaha terus kreatif hingga apa yang mereka mau tercapai.

Jalan itulah yang saya pilih sekarang. Masih jauh perjalanannya tetapi kalau tidak dimulai, tidak akan pernah tahu. Sama seperti ketika pertama kali melangkah. Kalau saya mengikuti perasaan bete diremehkan, maka saya tidak akan pernah dapat bukti bahwa blog menghasilkan uang.

Karena saya memutuskan untuk berpikir di luar kotak, maka saya sekarang tahu.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda berpikir di luar kotak?

 

Rate this article!
Tags: