Dunia Bahasa

Jenis-Jenis Gaya Bahasa Penegasan Dalam Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa

Jenis-Jenis Gaya Bahasa Penegasan Dalam Bahasa Indonesia

Gaya bahasa atau majas penegasan adalah jenis gaya bahasa yang menggunakan kata-kata kiasan untuk menyatakan suatu penegasan untuk memperjelas atau menguatkan kesan terhadap pembaca atau pendengar. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gaya bahasa atau majas penegasan ini terdiri dari beberapa jenis. Berikut di bawah ini jenis-jenis gaya bahasa penegasan dalam Bahasa Indonesia beserta contohnya.
Pemakaian Tanda Garis Miring Dan Tanda Penyingkat (Apostrof) Berdasarkan EYD
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa, Pengetahuan Umum

Pemakaian Tanda Garis Miring Dan Tanda Penyingkat (Apostrof) Berdasarkan EYD

Kalau untuk dua tanda baca ini, tentu sudah tak asing lagi, kan? Dua tanda baca yang dimaksud adalah garis miring yang biasa disebut ‘garing’ dan tanda penyingkat yang kerap disebut ‘apostrof’. Kedua tanda baca ini juga memiliki ketentuan berdasarkan EYD di dalam pemakaiannya. Bagaimana, sih, ketentuannya? Di bawah ini, secara singkat tentang pemakaian tanda garis
Apakah Yang Dimaksud Kata Ganti (Pronomina) Itu?
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa

Apakah Yang Dimaksud Kata Ganti (Pronomina) Itu?

Masih ingat yang dimaksud dengan kata ganti (pronomina)? Kata ganti (pronomina) merupakan salah satu dari 7 jenis kata yang terdapat di dalam bahasa Indonesia. Tetapi, apakah yang dimaksud kata ganti (pronomina) itu? Di bawah ini, sekilas tentang kata ganti, berikut jenis, ciri-ciri, serta contohnya. Apakah yang dimaksud kata ganti (pronomina) itu? Singkatnya, kata ganti (pronomina)
Pemakaian Tanda Petik Berdasarkan EYD
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa

Pemakaian Tanda Petik Berdasarkan EYD

Pemakaian tanda baca lainnya yang diatur di dalam EYD adalah tanda petik (“…”). Bagaimana aturan pemakaiannya? Berikut di bawah ini secara singkat tentang pemakaian tanda petik berdasarkan EYD. Pemakaian tanda petik berdasarkan EYD Tanda petik dipakai untuk : mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lainnya. contoh : Ia bertanya, ”
Pemakaian Tanda Seru Dan Tanda Elipsis Berdasarkan EYD
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa

Pemakaian Tanda Seru Dan Tanda Elipsis Berdasarkan EYD

Pemakaian tanda baca yang juga diatur di dalam EYD, adalah tanda seru dan tanda elipsis. Kalau bentuk tanda seru, pastinya sudah tidak asing lagi. Tetapi, untuk bentuk tanda elipsis, mungkin ada beberapa yang masih merasa asing akan bentuknya. Bagaimana bentuk dan pemakaian tanda baca-tanda baca tersebut? Di bawah ini secara singkat tentang pemakaian tanda seru
Pemakaian Tanda Pisah (–) Dan Tanda Tanya (?) Berdasarkan EYD
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa

Pemakaian Tanda Pisah (–) Dan Tanda Tanya (?) Berdasarkan EYD

Pemakaian tanda baca selanjutnya, setelah tanda titik, koma, titik koma, titik dua, dan tanda hubung, adalah tanda pisah (–) dan tanda tanya (?) yang diatur ketentuan pemakaiannya berdasarkan EYD. Seperti apa ketentuannya? Di bawah ini secara singkat tentang pemakaian tanda pisah (–) dan tanda tanya (?) berdasarkan EYD. Pemakaian tanda pisah (–) dan tanda tanya
Pemakaian Tanda Hubung (-) Berdasarkan EYD
Bahasa Indonesia, Dunia Bahasa

Pemakaian Tanda Hubung (-) Berdasarkan EYD

Selain tanda titik, koma, titik koma, dan titik dua, pemakaian tanda hubung juga diatur ketentuannya di dalam EYD. Bagaimana aturan pemakaiannya? Di bawah ini secara singkat tentang pemakaian tanda hubung (-) berdasarkan EYD serta beberapa contohnya. Pemakaian tanda hubung (-) berdasarkan EYD Tanda hubung (-) biasanya dipakai untuk : menyambung suku kata-suku kata yang etrpisah