Fungsi Dan Arti Awalan Di- dan Awalan Ke- Berdasarkan EYD

Selain awalan se-, me-, dan ber-, di dalam bahasa Indonesia juga terdapat awalan di- dan awalan ke-. Fungsi awalan di- adalah sebagai pembentuk kata kerja pasif. Sementara awalan ke- memiliki fungsi sebagai pembentuk kata benda, kata kerja, dan kata bilangan tingkat dan kumpulan. Kedua awalan tersebut tidak mengalami perubahan bentuk dan variasi dalam pengimbuhannya. Untuk arti yang dimiliki oleh awalan di- dan awalan ke- seperti yang tersebut di bawah ini .

fungsi dan arti awalan di- dan ke- berdasarkan eyd

gambar diambil dari www.pixabay.com

Fungsi dan arti awalan di- dan awalan ke- berdasarkan EYD

Seperti yang kita tahu, awalan di- memiliki fungsi sebagai pembentuk kata kerja pasif dimana berkaitan dengan kata kerja aktif yang dibentuk oleh awalan me-. Sementara, fungsi awalan ke- adalah sebagai pembentuk kata benda, kata kerja, dan kata bilangan tingkat.

Sebagai pembentuk kata kerja, awalan ke- digunakan dalam bahasa lisan yang tidak resmi, menggantikan awalan ter-. Hal ini disebabkan pemakai bahasa yang mendapat pengaruh oleh bahasa daerah.

  • Contoh :
    • tertawa =====> ketawa
    • tertabrak ====> ketabrak
    • tertukar =====> ketukar
    • terbakar =====> kebakar
    • tergoda ======> kegoda

Sementara, untuk arti dari awalan di- dan awalan ke-, adalah sebagai berikut :

Awalan di- memiliki arti :

  • dikenai pekerjaan/tindakan
    • contoh :
      • dipaksa, dipukul, dilempar, dicubit, dicium
  • diberi/dipasangkan
    • contoh :
      • dihias, dicat, dibungkus, disampul
  • dibuat/dijadikan
    • contoh :
      • dipepes, digulai, disambal
  • dikerjakan dengan alat
    • contoh :
      • digunting, digergaji, diparang, dicangkul
  • membentuk kalimat pasif
    • contoh :
      • Orang tak dikenal memukul Jono hingga matanya lebam. (aktif)
      • Jono dipukul oleh orang tak dikenal hingga matanya lebam. (pasif)

Awalan ke- memiliki arti :

  1. di urutan
    • contoh :
      • (kata benda) kedua, ketiga, keempat
  2. memiliki arti ‘yang di’
    • contoh :
      • kehendak, kekasih
  3. menyatakan kumpulan
    • contoh :
      • kelima, keenam, ketujuh (kata benda)
  4. membendakan kata sifat
    • contoh :
      • ketua (yang dituakan/dianggap tua)
  5. telah mengalami/menderita keadaan (ragam bahasa tidak resmi)
    • contoh :
      • ketabrak, kepergok, ketemu
  6. menyatakan kesanggupan (ragam bahasa tidak resmi)
    • contoh :
      • kebaca, keangkat

Demikianlah secara singkat pejelasan tentang fungsi dan arti awalan di- dan awalan ke- berdasarkan EYD. Mudah-mudahan, penjelasan singkat ini dapat membantu dan memberikan manfaat. ^_^

Tags: