Kata Ulang Berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan

Sesuai namanya, kata ulang (reduplikasi) adalah bentuk kata yang mengalami proses pengulangan kata dasar. Kata ini ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung. Kata ulang terbagi ke dalam beberapa jenis dilihat dari bentuk dan makna atau fungsi dari perulangan kata. Berikut tentang kata ulang berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

Kata ulang berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan

Menurut bentuknya, kata ulang dibagi menjadi :

1 Kata ulang dasar (dwilingga), disebut juga perulangan utuh.

Contoh : buku-buku, sekali-sekali

2. Kata ulang berimbuhan, yaitu bentuk perulangan yang disertai proses penambahan imbuhan (baik awalan, sisipan, maupun akhiran).

Contoh : bermalas-malasan, berjalan-jalan, tumbuh-tumbuhan

3. Kata ulang berubah bunyi (salin suara), yaitu bentuk pengulangan yang disertai perubahan bunyi.

Contoh : gerak-gerik, bolak-balik

4. Kata ulang sebagian (dwipurwa), yaitu bentuk perulangan yang terjadi hanya pada sebagian bentuk dasar.

Contoh : pepohonan, lelaki, tetua, leluhur, tetangga, beberapa

5. Kata ulang semu, yaitu kata yang hanya dijumpai dalam bentuk ulang. Jika tidak diulang, maka komponen lainnya tidak memiliki makna atau bisa juga memiliki makna yang tidak ada hubungannya dengan kata ulang tersebut.

Contoh : biri-biri, kupu-kupu, kura-kura, laba-laba, hati-hati, tiba-tiba

Makna dan fungsi kata ulang

Kata ulang memiliki beberapa makna, antara lain :

1 Banyak, tidak tertentu jumlahnya

Contoh : Buku-buku itu telah disimpan di dalam lemari.

2. Banyak dan bermacam-macam

Contoh : Buah-buahan itu kelihatan segar sekali.

Tumbuh-tumbuhan itu memenuhi taman.

3. Menyerupai dan bermacam-macam

Contoh : Bang Toyib membuat orang-orangan sawah.

Adik sedang bermain mobil-mobilan.

4. Menyatakan makna lebih (intensitas).

Contoh : Pukullah dia kuat-kuat!

5. Menyatakan jumlah

Contoh : Mereka berbaris satu-satu.

6. Menyatakan saling

Contoh : Kedua orang yang berkelahi itu akhirnya bersalam-salaman.

7. Menyatakan berulang-ulang

Contoh : Dari tadi ia hanya bolak-balik saja.

8. Menyatakan paling

Contoh : Gantungkan harapan dan cita-citamu setinggi-tingginya!

 

Demikian, sekilas tentang kata ulang berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan. Mudah-mudahan, dapat memberikan manfaat. ^_^

 

 

 

Tags: