KEMBANG KOL : Si Anti Kanker Dan Penurun Kolesterol

Dalam bahasa Inggris disebut cauliflower. Termasuk ke dalam suku Brassicaceae (suku kubis-kubisan), yang bernama latin Brassica oleracea ini. Tersusun dari rangkaian kuntum kecil bertangkai pendek. berwarna putih bersih atau kekuningan. Sayuran ini ditemukan pertama kali di Belgia, pada tahun 1750. Sayuran ini cukup populer sebagai bahan pangan yang ekonomis dan multiguna. Tak hanya itu, ternyata sayuran yang berbentuk cantik ini memiliki manfaat dan khasiat untuk kesehatan, lho! 😉

Kandungan gizi yang dimiliki kembang kol

Dalam sebuah kembang kol, terdapat berbagai senyawa kimia yang sangat berguna untuk tubuh, seperti indoles, sulforaphane, dan indol-3carbinol. Indoles dan sulforaphane memiliki peranan penting dalam mengurangi perkembangan penyakit degeneratif. Selain itu, kandungan kimia lainnya, antara lain :

  • karbohidrat
  • energi
  • asam pantotenat
  • lemak
  • serat
  • thiamin
  • seng
  • kalium
  • mangan
  • vitamin B6
  • fosfor
  • air
  • magnesium
  • kalsium
  • riboflavin
  • gula
  • niasin
  • vitamin C
  • zat besi

Manfaat dan khasiat kembang kol untuk kesehatan

Selain rasanya yang dapat menggugah selera, kembang kol juga mampu mengobati beragam jenis penyakit. Sayuran ini kaya serat yang bisa mengurangi kandungan lemak dan membersihkan usus. Sehingga, dapat mencegah resiko terkena kanker prostat, kanker perut, kanker usus, dan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Mengonsumsi kembang kol secara rutin dapat menghambat pertumbuhan tumor. Sayuran ini memiliki sifat antikanker. Dari hasil penelitian, didapatkan, bahwa anak yang lahir dari seorang ibu yang pada saat mengandung sering mengonsumsi kembang kol, akan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap penyakit limforma dan leukimia pada masa kanaka-kanak, dan juga kanker perut saat dewasa.

Kembang kol juga mampu untuk mengobati pernapasan yang disebabkan oleh virus papiloma, yaitu papillomatosis. Penyakit ini menyerang pita suara dalam laring, trakea, saluran pernapasan, dan paru-paru. Dengan mengonsumsi kembang kol, bisa memperkecil dampak parah dari penyakit ini. Selain itu, kembang kol juga dipercaya sangat baik untuk kesehatan payudara.

Kembang kol ternyata dapat menjadi pilihan menu diet yang baik untuk mendapatkan berat badan ideal. Secangkir kembang kol yang telah dimasak mengandung 33 kalori. Sehingga, orang yang diet menggunakan kembang kol masih terlihat bisa makan banyak tanpa merasa takut berat badannya akan naik.

Jangan sembarangan mengolah kembang kol!

Kembang kol termasuk jenis sayuran yang memerlukan perlakuan khusus. Cara mengolahnya pun harus benar agar tidak mengurangi kandungan nutrisi atau malah menimbulkan racun. Bila pengolahannya tidak tepat, bisa menyebabkan efek negatif untuk kesehatan.

Sebelum dikonsumsi, sebaiknya kembang kol dibersihkan terlebih dahulu, kemudian direbus sebentar, lalu diolah menjadi masakan yang disukai. Jangan memasak kembang kol terlalu lama, karena dapat merusak kandungan nutrisi di dalamnya. Cukup beberapa menit saja untuk membunuh bakteri yang menempel pada sayur.

Serba-serbi kembang kol

Pilih kembang kol yang bersih, masih segar, dan bunganya berselubung daun-daun yang berwarna hijau cerah. Hindari bunga yang terlalu masak, seperti bunganya tidak padat dan terlalu mekar.

Usahakan jangan sampai terkena air, bungkus dengan plastik atau kantung kertas, lalu simpan dalam lemari es.

Untuk menghilangkan ulat yang menempel, rendam kembang kol dalam campuran air dingin, garam, dan cuka.

Kembang kol bisa dimasak dengan cara ditumis, dikukus, dipanggang. digoreng, untuk salad, dll.

 

 

 

Tags: