Manfaat Dan Khasiat Asam Jawa Di Dalam Pengobatan Tradisional

Asam Jawa, dalam bahasa Inggris disebut sweet tamarind. Memiliki nama latin Tamarindus indica. Berbentuk buah polong, kulit berwarna coklat, daging buahnya berwarna hijau saat masih muda dan berwarna cokelat saat sudah tua. Bijinya berwarna cokelat sampai kehitaman. Yang digunakan adalah buah yang sudah tua dan masak. Biasa digunakan untuk bumbu dan bahan minuman penyegar. Selain itu, juga banyak manfaat dan khasiat asam jawa yang dapat dijumpai dalam pengobatan secara tradisional.

Di pasaran, kita bisa mendapatkan asam segar dengan kulit, yang sudah dikupas kulitnya tapi masih ada biji atau tanpa biji, serta berbentuk pasta berwarna cokelat tua. Simpan asam segar dengan kulit di dalam lemari es atau untuk yang sudah dikupas, bungkus dengan kantong plastik atau masukkan dalam wadah tertutup, simpan dalam lemari es.

Buah asam jawa memiliki rasa manis, asam, dan memiliki efek penyejuk. Buah asam Jawa mengandung bahan kimia, seperti gula invert, tartaric acid, citric acid, serine, β-alanin, Vitamin B3, geranial, limonene, peptin, proline, leusin, phenylalanine, dan pipecolic acid. Bagian daun mengandung stexin, iovitexin, dan isoorientin. Sedangkan pada kulit kayu mengandung zat tanin.

Nama daerah asam jawa :

Jawa : wit asem
Aceh : bak mee
Kalimantan : asam jawa
Sunda : tangkal asem
Bali : celagi
Gorontalo : asang jawi

Manfaat dan khasiat asam jawa :

Asam jawa juga dapat digunakan sebagai antiseptik, penghilang rasa sakit, peluruh kandungan (abortivum), penurun panas, penambah nafsu makan, sebagai astringen, dan tonik.

Bagian dari tumbuhan asam jawa yang dapat digunakan sebagai pencegah juga untuk penyembuh beberapa penyakit, yaitu buah tanpa biji, daun, dan kulit biji terluar. Bagian-bagian tersebut dapat digunakan sebagai obat, antara lain :

  • untuk batuk :
    cuci 10 gram daging buah asam, seduh dengan 1 gelas air panas. Tambahkan gula merah atau gula batu secukupnya. Aduk rata, biarkan hangat. Minum segelas setiap hari sampai batuk sembuh.
  • untuk bisul :
    cuci bersih asam jawa dan rimpang kunyit secukupnya. Tumbuk halus, lalu tempelkan pada bisul. Lakukan secara rutin sampai bisul hilang.
  • borok karena luka :
    cuci bersih biji asam atau daun asam kering secukupnya. Tumbuk halus, oleskan pada borok atau luka, lalu balut dengan kain atau perban. Lakukan secara rutin sampai borok/luka menghilang.
  • gangguan pecernaan :
    seduh 1-2 gram bubuk kulit kayu asam dengan 1 gelas air panas, minum secara rutin 1 gelas 1 hari.
  • karang gigi :
    sangrai biji asam secukupnya sampai kering, tumbuk sampai halus.lalu gosokkan ke bagian karang gigi dengan kain atau sikat gigi.
  • menurunkan berat badan :
    cuci buah asam masak secukupnya, kupas kulitnya, lalu makan.
  • mencegah rambut rontok :
    campur buah asam yang sudah masak dengan sedikit air. Gunakan ramuan ini untuk mengurut kepala. Cuci dengan sampo, lalu bilas dengan air bersih.
  • rematik dan bengkak karena terpukul (lebam) :
    cuci bersih daun asam yang muda dan rimpang kunyir secukupnya. tumbuk sampai halus. Seduh hasil tumbukkan/gilingan dengan sedikit air panas lalu balurkan pada bagian yang sakit. setelah dibalur merata, balut dengan kain.
  • sariawan :
    cuci bersih buah asam jawa atau bubuk kulit kayu asam jawa. Campurkan dengan air secukupnya. Gunakan untuk berkumur.

*> catatan :

Dalam kondisi tertentu, tumbuhan obat menyebabkan efek samping. Oleh karena itu, pengobatan dilakukan dengan jumlah yang sesuai dan sebaiknya tumbuhan obat tidak dikonsumsi secara berlebihan. Tumbuhan obat harus dalam keadaan bersih dan steril sebelum digunakan. Tumbuhan segar maupun kering, harus dicuci terlebih dahulu. Perebusan tumbuhan obat sebaiknya dilakukan di atas api kecil.

Tags: