Promosi artikel tanpa link

Melakukan promosi artikel yang kita tulis adalah sebuah keharusan yang tidak boleh dilupakan oleh seorang blogger atau penulis. Biasanya cara termudah dan paling umum adalah dengan menyebarkan link ke berbagai media sosial.

Sayangnya, cara seperti ini sering menyebabkan kesan jelek bagi si blogger. Tidak jarang mereka dianggap melakukan spamming karena memasang link aktif. Apalagi bila anda adalah seorang Google Adsense Publisher, anda bisa saja dianggap sebagai spammer oleh sang Mbah Google.

Pusingkan? Bagaimana bisa melakukan promosi artikel tanpa link? Itu adalah senjata andalan para blogger. Bila tanpa link lalu apa yang bisa ditawarkan kepada pembaca. Blogger bak menjadi koboi tanpa pistol ketika dilarang membawa link.

Kiamat! Mungkin itu perasaan para blogger.

Padahal ada cara lain dalam mempromosikan tulisan kita bahkan tanpa melibatkan penyebaran link ke Facebook atau Google Plus atau media sosial lainnya. Tentu saja ada.

Promosi Artikel Tanpa Link

Cara promosi artikel tanpa link sebenarnya sederhana sekali. Konsepnya sama dan justru mendukung apa yang sang raksasa Google mau.

Google memandang seorang blogger atau Adsese Publisher sebagai bagian dari masyarakat. Mereka menghendaki seorang blogger juga berpartisipasi dan berperan serta dalam masyarakat.

Sangatlah tidak dikehendaki bahwa masyarakat dianggap hanya sebagai pasar bagi artikel yang kita buat. Blogger tidak dikehendaki menjadi spammer dan menebar link terlalu banyak.

Nah, dengan cara promosi artikel tanpa link ini akan membuat seorang blogger menjadi bagian yang bisa memberi nilai lebih kepada masyarakat.

Caranya sederhana sekali. Setiap hari anda lihat di televisi. Bingung? Saya berikan ilustrasi saja, iklan rokok!

Pernahkah anda melihat ada wujud rokok dalam sebuah iklan rokok di televisi. Jawabnya tidak pernah. Menunjukkan bahkan bentuk rokok dalam iklan adalah sesuatu yang dilarang dan diharamkan.

Lalu apa yang para produsen rokok harapkan dengan iklan mereka? Mengapa mereka tetap mengeluarkan uang milyaran rupiah untuk iklan? Tidak kah hal tersebut menjadi kesia-siaan.

Jawabnya TIDAK. Terbukti perokok di Indonesia dan dunia bahkan semakin banyak. Jadi apa yang ditanamkan dalam iklan-iklan tersebut?

IMAGE !

Promosi artikel tanpa link

Ya, memang itu yang ditanamkan oleh para produsen rokok dengan iklannya.

Mereka mengkaitkan IMAGE tentang produk mereka tidak dengan sebuah gaya hidup. Masing-masing merek akan menanamkan merk mereka sebagai perwujudan terhadap selera dan gaya hidup dari pangsa pasar mereka.

Hal yang sama bisa dilakukan oleh seorang blogger.

Seorang blogger bisa menanamkan image kepada sebuah khalayak pembaca dengan mengkaitkan dirinya, blognya dan tulisannya dengan masyarakat pembacanya.

Langkah-langkah promosi artikel tanpa link versi yang ini dilakukan dengan cara berikut

1. Pilih salah satu komunitas di media sosial yang berhubungan dengan tema blog anda

Setelah anda memilih (kalau bisa yang jumlah membernya banyak), jangan langsung menulis tentang apapun yang terkait dengan blog anda.

Jadikanlah anda seorang member yang baik. Berkomentarlah pada postingan-postingan dari anggota lain seperti umumnya. Biarkan diri anda aktif menjadi bagian komunitas tersebut.

Tunjukkan dan tanamkan IMAGE bahwa anda disana bukan untuk promosi.

2. Mulai aktif dengan membuat postingan

Setelah anda merasa cukup, atau kurun waktu tertentu terlewati (bisa 1-2 bulan tergantung penilaian anda), mulailah membuat posting.

Jangan langsung membuat posting terkait dengan tema tulisan anda. Yang pasti jangan sebarkan link!

Setelah 3-4 kali, anda bisa mulai membuat postingan yang mengarah pada tema blog anda. Tidak perlu panjang, kalau bisa di bawah 50-100 kata saja. Di bagian akhir tulisan cantumkan nama atau kata kunci blog anda. Ini adalah kunci layaknya merek rokok yang ada dalam iklan rokok.

Seperti # Lovely Bogor, itu nama blog saya yang ingin dipromosikan.

Ulangi terus hingga beberapa kali.

3. Pakai gambar dan foto

Bila blog anda memakai gambar atau foto, pergunakan foto tersebut. Berikan gambaran singkat dan jangan lupa kata kunci dengan tanda “#” tadi sebagai penutup.

Pastikan gambar yang anda masukkan ke komunitas adalah foto yang mengundang minat. Size agak besar tidak masalah karena lebih tajam dan bagus kalau dilihat.

Lakukan rutin dan terus.

4. Masukan excerpt yang mengundang minat

Penggalan tulisan dari artikel terbaru anda anda tambahkan pada foto tersebut. Jangan terlalu banyak tetap 50-100 kata.

Hanya anda harus memastikan, ceritanya tidak tuntas di penggalan tersebut. Kalau mereka sudah tahu ujungnya, maka pembaca akan malas mencari tahu.

Buat mereka penasaran untuk mencari tahu. Kata kunci artikel atau blog anda bisa menjadi kunci utama karena dengan rasa penasaran mereka akan memakai kata-kata tersebut di mesin pencari Google.

5. Pastikan tulisan anda sudah terindeks oleh mesin pencari

Setelah tulisan anda diterbitkan, jangan langsung sebar ke komunitas di media sosial. Percuma kalau mereka tertarik dan tulisan anda tidak muncul ketika kata kunci dipergunakan.

Biarkan 3-4 hari sampai pasti artikel anda terindeks. Jadi ketika dicari, tulisan akan muncul.

Bila tulisan muncul, pembaca akan mengaitkan # nama blog anda dengan tulisan yang mereka cari.

IMAGE yang anda tanamkan berhasil bila mereka menemukan tulisan anda.

Lakukan terus setiap anda menerbitkan satu artikel.

——

Melakukan promosi artikel tanpa link ini memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan menebar link. Meskipun demikian, secara jangka panjang, justru akan membuahkan hasil yang lebih bagus karena yang tertanam dalam pikiran pembaca adalah IMAGE yang anda tanamkan.

Ketika IMAGE tersebut sudah tertanam mereka akan terbiasa mencari sesuatu dengan kata kunci tersebut.

Itulah cara saya melakukan promosi artikel tanpa link untuk blog saya. Hasilnya, lumayan bagus karena bahkan anggota-anggota komunitas tempat promosi artikel tanpa link ini dilakukan, sudah mengenal saya sebagai pemilik dan penulis #Lovely Bogor.

Kata kunci tersebut sudah selalu diasosiasikan dengan account saya di media sosial tersebut.

Nah itulah sharing tentang promosi artikel tanpa link. Semoga bermanfaat.

 

 

Rate this article!
Tags: