Posts tagged with ‘Peribahasa’

Arti Peribahasa BAGAI API DENGAN ASAP
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa BAGAI API DENGAN ASAP

Arti peribahasa BAGAI API DENGAN ASAP adalah : Tidak dapat diputuskan/dipisahkan Hubungan/pertalian yang tidak dapat diputuskan/dipisahkan Contoh kalimat : Jaja dan Juju kemana-mana selalu berdua. Mereka BAGAI API DENGAN ASAP karena sejak kecil mereka dibesarkan bersama-sama. (Baca juga : Arti Peribahasa AIR YANG TENANG JANGAN DISANGKA TIDAK BERBUAYA)
Arti Peribahasa AIR YANG TENANG JANGAN DISANGKA TIDAK BERBUAYA
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa AIR YANG TENANG JANGAN DISANGKA TIDAK BERBUAYA

Arti peribahasa AIR YANG TENANG JANGAN DISANGKA TIDAK BERBUAYA adalah ;  Orang yang pendiam jangan disangka tidak berani  Orang yang tidak banyak omong jangan disangka tidak berilmu  Orang pendiam jangan disangka pengecut Contoh kalimat : Hati-hati dan tenangkan amarahmu. Jangan gegabah. AIR TENANG JANGAN DISANGKA TIDAK BERBUAYA. Si Zaenab itu punya ban hitam karate. Jadi
Arti Peribahasa ADA PADANG ADA BELALANG, ADA AIR ADA PULA IKAN
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa ADA PADANG ADA BELALANG, ADA AIR ADA PULA IKAN

Arti peribahasa ADA PADANG ADA BELALANG, ADA AIR ADA PULA IKAN adalah :  dimanapun berada, rezeki pasti ada  selama mau berusaha, maka pasti ada jalan untuk mencapai kesuksesan/mendapatkan rezeki sebuah negeri pasti memiliki rakyat Idiom ini mengambil perumpamaan belalang dan ikan sebagai rezeki karena kedua hewan ini bisa menjadi bahan makanan. Contoh kalimat : Jangan
Arti Peribahasa AIR DIMINUM RASA DURI NASI DIMAKAN RASA SEKAM
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa AIR DIMINUM RASA DURI NASI DIMAKAN RASA SEKAM

Arti peribahasa AIR DIMINUM RASA DURI NASI DIMAKAN RASA SEKAM adalah : Tidak enak makan dan minum karena sedang gelisah Tidak enak makan dan minum karena sedang menghadapi sebuah masalah Kondisi yang tidak nyaman akibat sedang menghadapi sebuah masalah sulit atau ketakutan Sekam = Kulit pembungkus bulir padi dan tidak bisa dimakan Contoh kalimat :
Arti Peribahasa AIR TENANG MENGHANYUTKAN
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa AIR TENANG MENGHANYUTKAN

Arti peribahasa AIR TENANG MENGHANYUTKAN adalah : Orang yang pendiam biasanya pandai atau pintar Orang yang tidak banyak omong biasanya banyak ilmu dan pengetahuannya Peribahasa ini merupakan lawan dari peribahasa Air Beriak Tanda Tak Dalam. Contoh kalimat : Jangan pandang remeh si Dilan. Orangnya memang begitu seperti AIR TENANG menghanyutkan. Padahal, ia sudah berpengalaman menangani
Arti Peribahasa BERJALAN SAMPAI KE BATAS, BERLAYAR SAMPAI KE PULAU
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa BERJALAN SAMPAI KE BATAS, BERLAYAR SAMPAI KE PULAU

Arti peribahasa BERJALAN SAMPAI KE BATAS, BERLAYAR SAMPAI KE PULAU adalah Mengerjakan sesuatu pekerjaan sebaiknya hingga selesai atau tuntas Mengerjakan sesuatu pekerjaan sebaiknya dilakukan dengan sungguh-sungguh hingga mencapai tujuan atau apa yang ditargetkan Contoh kalimat : Janganlah tanggung dalam melakukan sesuatu. Berjalanlah sampai ke batas dan berlayarlah sampai ke tujuan. Selesaikan apa yang kamu mulai
Arti Peribahasa BERBILANG DARI ESA, MENGAJI DARI ALIF
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa BERBILANG DARI ESA, MENGAJI DARI ALIF

Arti peribahasa BERBILANG DARI ESA, MENGAJI DARI ALIF adalah mengerjakan sesuatu hendaknya dari permulaan/awal. Berbilang = Berhitung Esa = Satu Alif : Huruf pertama dalam jajaran alfabet Arab dan merupakan huruf pertama yang akan diperkenalkan saat belajar membaca Al-Qur’an (Mengaji) Contoh kalimat : Kamu tidak akan mengerti apa-apa jika tidak berbilang dari esa mengaji dari
Arti Peribahasa ANAK DIPANGKU DILEPASKAN, BERUK DI RIMBA DISUSUKAN
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa ANAK DIPANGKU DILEPASKAN, BERUK DI RIMBA DISUSUKAN

Arti peribahasa ANAK DIPANGKU DILEPASKAN, BERUK DI RIMBA DISUSUKAN adalah Sibuk mengurusi urusan atau perkara orang lain dan mengabaikan hal-hal atau urusan sendiri yang harus dilakukan Tidak mengurusi sesuatu yang wajib dan harus dilakukannya tetapi mengerjakan hal-hal lain yang bukan tugasnya Peribahasa ini mengambil analogi “anak” yang seharusnya diurusi dan dirawat tidak diurusi tetapi beruk
Arti Peribahasa MENEPUK AIR DI DULANG TERPERCIK MUKA SENDIRI
Bahasa Indonesia, Peribahasa

Arti Peribahasa MENEPUK AIR DI DULANG TERPERCIK MUKA SENDIRI

Arti peribahasa MENEPUK AIR DI DULANG TERPERCIK MUKA SENDIRI adalah Melakukan sebuah kejahatan pada akhirnya akan menghasilkan keburukan kepada diri sendiri Melakukan sebuah perbuatan yang pada akhirnya mempermalukan dan merusak nama baik diri sendiri Dulang adalah sebuah bejana air yang memiliki tepi pada bibirnya dan memiliki kaki di bagian bawahnya. Kata ini juga merujuk pada