Tanaman Obat Untuk Mengatasi Sariawan

Siapa yang merasa senang ketika menderita sariawan? Memang, hanya sebuah luka kecil yang ringan dan tidak berbahaya. Tapi, si luka kecil yang berwarna putih, merah, atau kuning ini sangat mengganggu sekali. Makan sakit, minum sulit, sikat gigi perih, bahkan dapat menyebabkan menurunnya kemampuan untuk mengecap rasa. Sariawan akan sembuh sendiri pada waktunya, yaitu sekitar 10-14 hari. Tetapi, bila tidak tahan menunggu selama waktu itu, ada tanaman obat untuk mengatasi sariawan yang bisa dijadikan pilihan untuk pengobatan.

Sariawan atau seriawan (Stomatitis aftosa)  adalah luka pada jaringan lunak di dalam mulut, baik pada lidah, bibir, gusi, maupun pipi bagian dalam. Luka sariawan bisa terjadi karena kurang berhati-hati saat menggosok gigi atau makan yang menyebabkan bagian dalam pipi, lidah, bibir, atau gusi terluka. Selain itu, kesehatan mulut yang kurang baik juga dapat menimbulkan sariawan.

Untuk mengatasi sariawan selain dengan menjaga kesehatan mulut dan gigi, juga dengan memberikan obat alami yang berbahan baku tanaman obat saga rambat dan daun sirih. Berikut bahan dan cara pemakaian tanaman obat untuk mengatasi sariawan :

Resep I

Bahan : saga rambat (Abrus precatorius)

Cara pemakaian :

  • cuci bersih daun saga secukupnya
  • kunyah daun saga sampai halus dan telan airnya
  • lakukan cara ini sebanyak 2x sehari sampai sariawan sembuh

Tanaman saga bersifat antiradang, penyejuk pada kulit, dan selaput lendir. Dengan menggunakan saga rambat, selaput lendir di dalam mulut akan kembali normal tanpa mengalami peradangan.

 

Resep II

Bahan : sirih (Piper betle)

Cara pemakaian :

ambil dua lembar daun sirih segar, cuci bersih

kunyah sampai lumat, lalu diamkan beberapa saat di tempat yang sakit

buang ampas beserta cairannya

lakukan cara ini sesering mungkin sampai sariawan sembuh

Pada pemakaian daun sirih, kuman atau bakteri penyebab sariawan akan berkurangdan berangsur-angsur luka kan sembuh dengan mengecilnya pori-pori di tempat yang sakit. Daun sirih bersifat mematikan kuman, antibakteri, dan juga mengecilkan pori-pori karena minyak atsiri yang dikandungnya.

Rate this article!
Tags: