Tips Menjadi Siswa Yang Baik (Yang Disukai Guru Dan Teman)

Tidak susah lah menjadi siswa yang baik yang disukai guru dan murid. Sama sekali tidak susah.

Siswa yang baik tidaklah selalu berarti bahwa nilai yang dicapainya harus selalu tertinggi. Menjadi murid yang disukai guru dan teman butuh lebih dari sekedar kepandaian dalam bidang akademis. Yang diperlukan hanyalah kemauan untuk melakukan hal-hal umum saja.

Coba saja ikuti beberapa tips ini dan hampir pasti gelar siswa yang baik akan melekat kepada Anda.

Tips Menjadi Siswa Yang Baik Yang Disukai Guru dan Teman

Bicara Dengan Sopan

Berbagai masalah sering timbul karena tidak mampu menjaga mulut. Oleh karena itu, seorang siswa yang tahu aturan haruslah tahu sopan santun dalam menggunakan mulut alias berbicara. Kepada teman harus sopan, apalagi kepada guru.

Berbicara dengan sopan pun harus dilakukan saat berbicara dengan staff sekolah selain guru, termasuk penjaga sekolah.

Datang Tepat Waktu

Tidak ada hal yang lebih menjengkelkan bagi seorang guru saat mengajar daripada seorang murid yang datang terlambat. Selain mengganggu konsentrasi belajar murid yang lain, juga akan menghentikan kegiatan belajar mengajar meski hanya untuk beberapa saat.

Pastikan datang sebelum bel berbunyi. Pakai prinsip “Lebih baik menunggu 1 jam daripada terlambat 1 menit”.

Kerjakan Tugas/PR

Disuruh membuat PR, ya buat PR-nya. PR diberikan dengan maksud supaya siswa mau rutin belajar meski bukan di dalam ruang kelas. Yang untung ya siswanya sendiri berupa tambahan pengetahuan.

Jelas akan bikin jengkel guru, kalau murid yang katanya mencari ilmu pengetahuan, saat diminta melakukan tugas yang menambah pengetahuannya malah tidak mau.

Jangan Kabur Saat Tugas Piket

Sekolah itu juga bertugas mengajarkan siswa untuk bekerja sebagai tim dan hal-hal yang akan berguna dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuknya adalah jadwal piket kelas untuk membersihkan dan mengatur ruang kelas yang akan dipakai bersama.

Tidaklah seorang siswa akan menjadi siswa yang baik dan disukai guru/teman kalau kabur dari kewajibannya dan meninggalkan anggota tim piketnya bekerja tanpa dirinya.

Jangan Bolos

Lha, bolos itu berarti tidak belajar. Kalau tidak belajar sulit menjadi pintar. Padahal orangtua sudah memberi tugas sekolah untuk membuat anaknya jadi pintar.

Banyak orangtua yang tidak mau tahu dalam hal ini. Kalau anaknya mendapat nilai jelek, yang disalahkan sekolahnya, padahal anaknya sendiri yang tidak mau disiplin dalam belajar.

Bertemanlah!

Meskipun jenius dalam matematika dan hobi sekali dalam fisika, tetapi ada yang lebih penting dari itu buat kehidupan seorang manusia. Hal itu adalah tentang bagaimana ia bisa bergaul dengan orang-orang di sekitarnya.

Seorang penyendiri rentan untuk dianggap sebagai orang yang asosial alias tidak mau bergaul dan sombong. Ia juga kerap menjadi sasaran bullying.

Jadi, bertemanlah dan bergaul dengan teman-teman lainnya. Cari teman sebanyak-banyaknya karena hal itu akan sangat berharga di masa depan.

Jangan Ngobrol di Kelas (Mengganggu Yang Lain)

Kelas itu adalah ruangan untuk belajar dan bukan untuk chatting atau mengobrol. Suara orang yang ngobrol itu bakalan menyusahkan yang lain berkonsentrasi.

Jadi, hindari mengobrol dan bergosip di dalam kelas. Meski bosan, janganlah sampai mengganggu yang lain.

Jangan Menyontek

Menyontek itu adalah sebuah kecurangan. Tidak akan ada sekolah yang akan membiarkan muridnya berbuat curang dan tidak jujur.

Berusahalah sekeras mungkin untuk mengerjakan soal dan tugas tanpa mencontek. Ada yang lebih penting daripada sekedar nilai di raport, namanya KEJUJURAN yang akan dihargai dimana saja.

Menjadi siswa yang baik yang disukai guru dan teman tidaklah sulit. Tidak harus belajar siang dan malam sampai begadang untuk menjadi siswa seperti itu.

Coba saja lakukan tips-tips di atas. Kalau konsisten, Anda akan layak disebut sebagai siswa yang baik.

Tags: